KabarBaik.co, Batu – Tradisi Ngarak Banteng 1 Suro kembali digelar meriah di Kota Batu. Memasuki penyelenggaraan ke-18, acara yang berlangsung di kawasan Empu Supo, Songgoriti, Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu, berhasil menarik perhatian ribuan masyarakat serta puluhan kontingen dari berbagai daerah.
Wali Kota Batu, Nurochman mengatakan, sedikitnya 50 kontingen turut ambil bagian dalam perhelatan budaya tersebut. Peserta tidak hanya berasal dari Malang Raya, tetapi juga dari Mojokerto dan Blitar yang ikut memeriahkan tradisi tahunan menyambut bulan Suro.

“Sebanyak 50 kontingen hadir dari Mojokerto, Blitar, dan Malang Raya. Ngarak Banteng 1 Suro kini memasuki tahun ke-18. Saya meyakini kita harus terus melindungi apa yang menjadi akar budaya kita,” ujarnya, Senin (22/6).
Menurut Nurochman, kesenian Bantengan merupakan salah satu identitas budaya yang dimiliki Kota Batu dan harus terus dijaga keberlangsungannya. Pemerintah daerah, kata dia, memiliki tanggung jawab untuk memberikan kebijakan yang berpihak kepada para pelaku seni dan budaya.
“Saya bangga budaya Bantengan menjadi salah satu kesenian yang ada di Kota Batu. Pemerintah harus memberikan kebijakan keberpihakan sehingga seluruh seni budaya di Kota Batu benar-benar merasakan manfaatnya. Inilah yang harus kita tunjukkan kepada Indonesia bahkan dunia, bahwa kita memiliki warisan seni budaya yang luar biasa,” ungkapnya.
Ia juga mengapresiasi semangat para seniman yang terus konsisten menguri-uri budaya leluhur. Antusiasme masyarakat yang memadati lokasi acara menjadi bukti bahwa tradisi tersebut masih mendapat tempat di hati publik.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Onny Ardianto, mengatakan penyelenggaraan Ngarak Banteng Empu Supo di Songgoriti setiap bulan Suro selalu mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat.
“Ini merupakan pelaksanaan yang ke-18 dan jika melihat antusiasme masyarakat memang sangat luar biasa. Tidak salah jika Bantengan menjadi warisan budaya tak benda di Kota Batu,” terang Onny.
Ia menambahkan, beberapa pekan sebelum pelaksanaan, banyak masyarakat hingga media yang sudah menanyakan jadwal kegiatan tersebut. Hal itu menunjukkan bahwa Ngarak Banteng 1 Suro telah menjadi agenda budaya yang dinantikan setiap tahunnya.
“Banyak masyarakat yang menanyakan pelaksanaannya karena memang event budaya ini selalu ditunggu dan menjadi daya tarik tersendiri bagi Kota Batu,” tandasnya. (*)






