Pemkab Lamongan Klaim 65 Persen Ruas Jalan Sudah Berkondisi Baik, Siapkan Program 10 Ribu PJU

oleh -193 Dilihat
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat meresmikan hasil perbaikan jalan di Mantup. (Foto: Ist)
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat meresmikan hasil perbaikan jalan di Mantup. (Foto: Ist)

KabarBaik.co, Lamongan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan mengklaim sekitar 65 persen ruas jalan di wilayahnya kini berada dalam kondisi baik. Meski demikian, perbaikan infrastruktur jalan masih akan terus dilanjutkan dengan memprioritaskan jalan-jalan poros yang menghubungkan antarwilayah.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyampaikan hal itu saat meresmikan ruas jalan poros Maindu-Blawirejo di Kecamatan Kedungpring, Selasa lalu. Menurutnya, pembangunan infrastruktur jalan menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah karena berpengaruh terhadap mobilitas masyarakat, distribusi barang dan jasa, hingga pertumbuhan ekonomi.

“Alhamdulillah, saat ini sekitar 65 persen ruas jalan di Kabupaten Lamongan sudah dalam kondisi baik. Ke depan, pembangunan akan terus kami lanjutkan melalui program Jamula Mantap dengan memprioritaskan jalan-jalan poros yang menjadi penghubung antarwilayah, seperti ruas Pucuk-Laren dan Mantup-Sambeng,” kata Yuhronur.

Ia mengatakan, salah satu ruas yang baru selesai direkonstruksi adalah jalan poros Maindu-Blawirejo sepanjang 1,6 kilometer di Kecamatan Kedungpring. Pembangunan jalan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Lamongan dan swadaya masyarakat, termasuk kontribusi diaspora asal Desa Maindu.

Selain meningkatkan kualitas jalan, Pemkab Lamongan juga menyiapkan program pemasangan 10.000 titik lampu penerangan jalan melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU). Program yang diberi nama Lamongan Menyala itu ditargetkan mulai direalisasikan paling cepat pada akhir 2026.

“Selain jalan yang baik, masyarakat juga membutuhkan penerangan yang memadai. Melalui program Lamongan Menyala, insyaallah paling cepat akhir tahun ini kami mulai memasang 10.000 titik lampu penerangan jalan sehingga aktivitas masyarakat pada malam hari menjadi lebih aman dan nyaman,” ujarnya.

Perwakilan diaspora Desa Maindu, Imam Mawardi, mengatakan keterlibatan masyarakat perantauan dalam pembangunan infrastruktur merupakan bentuk kepedulian terhadap kampung halaman. Menurut dia, kolaborasi tersebut diharapkan dapat mendukung percepatan pembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.