Pemprov NTB Gandeng Unram Perkuat Program Desa Berdaya Berkolaborasi dengan Program Profesor Berdampak

oleh -47 Dilihat
IMG 20260709 WA0044
Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal dan Rektor Unram Prof Sukardi usai penandatanganan MoU di Ruang Sidang Senat Unram, Kamis (9/7). (Foto: Arief Rahman) 

KabarBaik.co, Mataram – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Universitas Mataram (Unram) resmi menjalin kerja sama strategis untuk memperkuat pelaksanaan Program Desa Berdaya melalui sinergi dengan Program Profesor Berdampak. Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) oleh Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, dan Rektor Universitas Mataram, Prof. Sukardi, di Ruang Sidang Senat Unram, Kamis (9/7).

Kerja sama ini menjadi langkah nyata dalam mengintegrasikan program pembangunan desa yang dijalankan Pemerintah Provinsi NTB dengan kontribusi keilmuan para guru besar Universitas Mataram. Penandatanganan MoU turut disaksikan puluhan profesor dan guru besar di lingkungan Unram.

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal mengatakan, kerja sama tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk komitmen untuk menghadirkan solusi berbasis ilmu pengetahuan dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya melalui Program Desa Berdaya. “Dengan ilmu para guru besar dan profesor, kami berharap dapat membantu menyukseskan program-program pembangunan pemerintah, terutama Program Desa Berdaya yang sedang kami gencarkan,” ujarnya.

Menurut Gubernur, persoalan kemiskinan ekstrem di sejumlah desa masih menjadi tantangan yang harus diselesaikan secara bersama. Karena itu, Program Desa Berdaya difokuskan pada pengembangan desa mandiri melalui optimalisasi potensi dan keunggulan lokal sebagai upaya memperkuat ekonomi masyarakat.

“Satu tahun terakhir, saya melihat kemiskinan tidak lagi hanya sekadar angka di atas kertas. Ketika turun langsung ke desa, masyarakat membutuhkan lebih dari sekadar bantuan sosial. Mereka membutuhkan pendampingan, inovasi, dan peluang untuk meningkatkan kesejahteraan,” katanya.

Ia berharap para profesor mampu menghadirkan inovasi yang dapat mendorong lahirnya usaha dan aktivitas ekonomi baru di desa, sehingga pembangunan tidak hanya bergantung pada bantuan pemerintah.

Sementara itu, Rektor Universitas Mataram, Prof. Sukardi, menegaskan komitmen Unram dalam mendukung pembangunan daerah melalui Program Profesor Berdampak. Program tersebut dirancang agar hasil riset dan keilmuan para guru besar memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, dunia usaha, maupun pemerintah daerah.

Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Desa Berdaya, Unram menyiapkan 22 profesor yang akan diterjunkan untuk melakukan pendampingan di berbagai desa. Keilmuan dan hasil riset para akademisi diharapkan mampu memberikan solusi konkret bagi pengembangan potensi ekonomi masyarakat.

“Hari ini kami menunjukkan komitmen. Saya percaya dengan para profesor senior kita. Program ini direncanakan berjalan selama tiga tahun dengan target utama menghasilkan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat,” ujar Prof. Sukardi.

Ke depan, Unram juga berencana memperluas keterlibatan sivitas akademika dengan melibatkan dosen serta mahasiswa yang mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) agar pendampingan kepada desa berlangsung lebih intensif dan berkelanjutan.

Melalui kolaborasi tersebut, Pemerintah Provinsi NTB dan Universitas Mataram berharap pengembangan Desa Berdaya semakin efektif dengan dukungan inovasi dan riset dari kalangan akademisi, sehingga mampu mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat di berbagai wilayah NTB. (*) 

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Arief Rahman
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.