Pendakian Gunung Arjuno-Welirang Dibuka Kembali, Pendaki Diminta Waspadai Cuaca Ekstrem

oleh -131 Dilihat
IMG 20260508 WA0015
Tahura Raden Soerjo, pintu masuk pendakian Arjuno-Welirang. (Foto: P. Priyono) 

KabarBaik.co, Batu – Setelah ditutup selama hampir enam bulan, aktivitas pendakian di kawasan Gunung Arjuno-Welirang akhirnya resmi dibuka kembali mulai kemarin (7/5). Pembukaan jalur pendakian tersebut diumumkan oleh UPT Tahura Raden Soerjo usai melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi jalur dan kawasan konservasi yang sebelumnya terdampak cuaca ekstrem.

Kepala UPT Tahura Raden Soerjo, Agustiningtyas Marini mengatakan, sebagian besar jalur pendakian kini telah dinyatakan aman untuk kembali digunakan para pendaki. “Pendakian Gunung Arjuno-Welirang mulai dibuka kembali pada 7 Mei 2026. Namun pelaksanaannya tetap menyesuaikan perkembangan cuaca dan kondisi jalur,” ujarnya, Jumat (8/5).

Selama masa penutupan, petugas Tahura bersama relawan melakukan pemeriksaan intensif di sejumlah titik jalur pendakian. Pemeriksaan meliputi area rawan longsor, keberadaan pohon tumbang, kondisi shelter, hingga ketersediaan sumber air.

Menurut Agustiningtyas, penutupan kawasan sejak November 2025 tidak hanya dilakukan demi keselamatan pendaki saat musim penghujan, tetapi juga untuk memberi waktu pemulihan bagi ekosistem hutan di kawasan konservasi. “Selain faktor cuaca ekstrem, masa penutupan juga dimanfaatkan untuk pemulihan ekosistem di kawasan Tahura Raden Soerjo,” katanya.

Sebelumnya, seluruh jalur pendakian resmi ditutup sejak 16 November 2025 akibat tingginya curah hujan, angin kencang, dan kabut tebal yang dinilai membahayakan aktivitas pendakian, terutama di jalur Tretes, Lawang, Purwosari, dan Batu.

Dalam pembukaan kembali ini, para pendaki diwajibkan melakukan registrasi secara daring melalui sistem Sipenerang Tahura Raden Soerjo. Pendaki juga harus melengkapi persyaratan administrasi seperti identitas diri dan surat keterangan sehat. “Seluruh pendaki wajib mematuhi standar operasional pendakian yang telah ditetapkan,” jelasnya.

Pihak Tahura menegaskan tidak akan memberikan toleransi terhadap aktivitas pendakian ilegal maupun pelanggaran aturan konservasi di kawasan gunung.
Selain itu, pendaki diminta tetap meningkatkan kewaspadaan karena kondisi cuaca di pegunungan dapat berubah sewaktu-waktu. “Cuaca di pegunungan bisa berubah sewaktu-waktu meskipun jalur pendakian sudah dibuka kembali,” pungkasnya.

Gunung Arjuno-Welirang sendiri menjadi salah satu destinasi favorit pendaki di Jawa Timur. Kawasan ini dikenal memiliki panorama pegunungan, hutan tropis, serta jalur pendakian menantang yang terhubung dengan sejumlah titik populer seperti Tretes di Pasuruan dan Lawang di Kabupaten Malang.

“Kami meminta pendaki menjaga kebersihan, tidak membuat api unggun sembarangan, serta mematuhi kuota pendakian. Keselamatan dan kelestarian alam tetap menjadi prioritas,” tegas Agustiningtyas. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: P. Priyono
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.