KabarBaik.co, Malang – Aparat Kepolisian Polsek Sumberpucung membenarkan adanya laporan dugaan tindak pidana perampokan yang menimpa seorang warga lanjut usia di wilayah Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang. Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku dalam kasus tersebut.
Kapolsek Sumberpucung, Iptu Choirul Mustofa, mengatakan pihaknya telah menerima laporan dari korban dan langsung menindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan di lapangan. “Kami telah menerima laporan dari korban dan saat ini anggota masih melakukan penyelidikan serta pendalaman terkait kronologi kejadian,” ujarnya, Senin (22/6).
Sejumlah langkah telah dilakukan kepolisian, di antaranya olah tempat kejadian perkara (TKP), pengumpulan barang bukti, serta pemeriksaan sejumlah saksi. Polisi juga masih mendalami kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat dalam aksi tersebut.
“Kami mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan dan memastikan seluruh akses rumah terkunci dengan baik, terutama pada malam hari,” tambahnya.
Peristiwa perampokan tersebut terjadi pada Minggu (21/6) dini hari dan sempat menghebohkan warga setelah informasi kejadian beredar luas melalui pesan berantai di aplikasi WhatsApp.
Dalam kejadian itu, korban yang merupakan seorang lansia diduga berada seorang diri di dalam rumah saat pelaku masuk dan melancarkan aksinya. Pelaku disebut sempat menyekap korban serta melukai bagian leher menggunakan senjata tajam sebelum membawa kabur barang berharga.
Pelaku juga menanyakan keberadaan kendaraan serta dokumen penting seperti BPKB. Namun, korban mengaku hanya mendengar satu orang pelaku, meski pihak keluarga menduga pelaku lebih dari satu orang.
Dalam aksi tersebut, pelaku berhasil membawa kabur satu unit mobil Honda Jazz warna putih bernomor polisi N 1276 IJ, sejumlah uang tunai, serta STNK kendaraan. Sementara BPKB tidak ikut dibawa.
Usai kejadian, korban telah mendapatkan penanganan medis akibat luka yang dialami dan telah melaporkan peristiwa tersebut ke pihak kepolisian. Hingga kini pelaku masih dalam pengejaran aparat. Pihak keluarga berharap kendaraan yang hilang segera ditemukan dan pelaku segera ditangkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. (*)






