PLN UIT JBM Kembangkan Program Olah Limbah Rumah Tangga Jadi Sumber Ekonomi Warga

oleh -75 Dilihat
WhatsApp Image 2026 07 14 at 1.04.32 PM
Program LARAS mendorong pengelolaan limbah rumah tangga berbasis ekonomi sirkular (Irma Hari Trisiawardani)

KabarBaik.co, Surabaya – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) meluncurkan Program LARAS (Limbah Rumah Tangga Sehat) sebagai upaya mendorong pengelolaan limbah rumah tangga berbasis ekonomi sirkular. Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) tersebut diarahkan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengolah limbah organik menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi sekaligus mendukung pelestarian lingkungan.

Peluncuran program ditandai dengan penyerahan bantuan pelatihan pengelolaan limbah rumah tangga oleh General Manager PLN UIT JBM, Ika Sudarmaja, kepada Ketua Yayasan Bina Bhakti Lingkungan Kota Surabaya, Muh. Amirur Rosyidin. Kegiatan tersebut turut disaksikan Kepala Bidang Kebersihan dan Pemberdayaan Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya.

General Manager PLN UIT JBM Ika Sudarmaja mengatakan Program LARAS dirancang tidak hanya sebagai bentuk bantuan sosial, tetapi juga untuk memperkuat kemandirian masyarakat melalui peningkatan keterampilan, inovasi, dan pengembangan usaha.

Menurutnya, limbah rumah tangga memiliki potensi menjadi sumber daya bernilai ekonomi apabila dikelola secara tepat. “Karena itu, program tersebut diharapkan mampu mendorong tumbuhnya masyarakat yang lebih produktif sekaligus memiliki kepedulian terhadap lingkungan,” ujar Ika Sudarmaja, Selasa (14/7).

Program LARAS dikembangkan melalui tiga tahapan utama, yakni riset produk, produksi, dan pemasaran. Pada tahap riset, masyarakat mendapatkan pelatihan mengolah limbah organik menjadi eco enzyme dan kompos. Sebanyak 50 warga binaan juga dilibatkan dalam pengembangan formula tiga produk, yaitu sabun eco enzyme, katalis kompos, dan Suplemen Organik Cair (SOC) untuk sektor pertanian.

Selanjutnya, pada tahap produksi, PLN UIT JBM memberikan dukungan berupa peralatan berbasis listrik untuk meningkatkan kapasitas dan efisiensi produksi kelompok binaan sehingga kualitas produk yang dihasilkan dapat terus ditingkatkan.

Adapun pada tahap pemasaran, program ini mencakup pendampingan pengurusan legalitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), perizinan Produk Kesehatan Rumah Tangga (PKRT), serta penyusunan strategi promosi dan distribusi agar produk mampu menjangkau pasar yang lebih luas.

Sebagai bagian dari penguatan pemasaran, PLN UIT JBM juga menyediakan sepeda motor listrik yang dilengkapi boks fiberglass untuk mendukung pemasaran keliling sekaligus layanan isi ulang (refill) produk ramah lingkungan. Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas akses pasar sekaligus mendorong penggunaan kendaraan berbasis energi bersih.

Ketua Yayasan Bina Bhakti Lingkungan Kota Surabaya, Muh. Amirur Rosyidin, mengapresiasi dukungan PLN UIT JBM yang tidak hanya menyediakan sarana dan prasarana, tetapi juga memberikan pelatihan, pendampingan, serta penguatan kelembagaan kepada masyarakat.

Melalui kolaborasi antara PLN, pemerintah daerah, dan masyarakat, Program LARAS diharapkan menjadi contoh pengembangan ekonomi sirkular berbasis masyarakat yang dapat diterapkan di berbagai daerah. Selain mengurangi timbulan limbah rumah tangga, program tersebut juga diharapkan mampu menciptakan peluang usaha baru, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Irma Hari Trisiawardani
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.