Pro-Kontra PKL Alun-Alun, PKB Jember Tekankan Pentingnya Komunikasi Dua Arah

oleh -76 Dilihat
IMG 20251220 WA0005
Ketua PKB Jember, Ayub Junaidi. (Aji)

KabarBaik.co – Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember untuk menata Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Alun-Alun menjadi zona street food yang modern mulai menuai beragam tanggapan.

Kebijakan ini diproyeksikan akan mengubah wajah pusat kota Jember menjadi lebih tertib dan bersih, serupa dengan kawasan Malioboro di Yogyakarta atau Jalan Tunjungan di Surabaya.

Ketua DPC PKB Jember Ayub Junaidi mengatakan, munculnya pro dan kontra adalah hal yang wajar dalam sebuah kebijakan.

Menurutnya, setiap kebijakan pasti akan menghadapi tantangan tersendiri, namun keberhasilan seorang kepala daerah diuji dari kemampuannya mengelola dinamika tersebut agar program tetap berjalan dengan baik.

“Tujuan utama dari penataan ini adalah untuk meningkatkan kualitas estetika kota sekaligus memberikan ruang yang lebih layak bagi para PKL,” ujar Ayub, Jumat (20/12).

Ayub menyampaikan, selama ini kondisi PKL yang tidak tertata dinilai cukup mengganggu ketertiban umum.

“Keinginan Bupati adalah bagaimana menata PKL, karena di satu sisi jika tidak ditata pasti mengganggu,” katanya.

Mengenai adanya isu keberatan dari pihak gereja di sekitar kawasan tersebut, Ayub menyarankan agar dilakukan komunikasi yang intensif untuk mencari titik temu.

“Salah satu solusi yang ditawarkan adalah pengaturan jadwal kegiatan agar tidak berbenturan dengan waktu ibadah,” ungkap Ayub.

Diketahui bahwa pihak Bupati telah melakukan audiensi dengan pihak-pihak terkait untuk mendengarkan aspirasi mereka. Komunikasi dua arah ini dianggap kunci agar kebijakan tidak merugikan pihak manapun.

Lebih lanjut, Ayub menyatakan bahwa program penataan ini ditegaskan sebagai bagian dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2025. Hal ini berarti rencana tersebut telah melalui proses pembahasan bersama jajaran DPRD.

“Ini kan program yang sebenarnya APBD tahun 2025, otomatis seluruh anggota DPRD tahu karena dibahas bersama. Intinya PKB mendukung penuh kebijkan Gus Fawait soal penataan PKL ini dan tetap menerima masukan dari masyarakat agar tidak timbul polemik yang berkepanjangan,” katanya.

Dengan dukungan anggaran dan perencanaan yang matang, diharapkan wajah baru pusat kota Jember dapat segera terwujud di tahun mendatang. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dwi Kuntarto Aji
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.