KabarBaik.co, Sidoarjo– Operasi Keselamatan Semeru 2026 yang digelar di Terminal Tipe A Purabaya, Bungurasih, Sidoarjo, mengungkap temuan serius. Seorang sopir bus dinyatakan positif narkoba saat menjalani pemeriksaan kesehatan dan tes urine, Senin (2/1) sore.
Pemeriksaan dilakukan sebagai bagian dari upaya aparat gabungan untuk memastikan keselamatan transportasi umum, khususnya angkutan penumpang jarak jauh yang beroperasi dari Terminal Purabaya.
Kegiatan tersebut melibatkan Satlantas Polresta Sidoarjo, Dokkes Polresta Sidoarjo, Dinas Perhubungan, BNNK, Dinas Kesehatan, serta pengelola terminal. Seluruh sopir bus diwajibkan mengikuti pemeriksaan secara menyeluruh.
Rangkaian pemeriksaan meliputi cek kondisi kesehatan, pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol, tes alkohol menggunakan alat lifeloc (napas alkohol)
Kanit Turjawali Satlantas Polresta Sidoarjo AKP Ali Rifqi Mubarok mengatakan kegiatan tersebut merupakan langkah preventif untuk memastikan keselamatan penumpang, khususnya menjelang periode peningkatan mobilitas.
“Di Operasi Keselamatan Semeru ini kami berkolaborasi dengan berbagai instansi, termasuk pihak terminal, dinas kesehatan, dan BNN. Kami lakukan pengecekan kesehatan, tes alkohol, serta tes narkoba kepada para sopir bus” ujarnya, Selasa (3/2).
Dari hasil tes urine, petugas menemukan satu sopir bus berinisial M, 28, warga Sidoarjo, yang dinyatakan positif mengandung zat amfetamin dan metamfetamin.
“Untuk sopir yang bersangkutan langsung kami serahkan kepada petugas berwenang guna penanganan lebih lanjut sesuai dengan prosedur yang berlaku,” tegas Ali.
Sementara itu, Plh Pengawas Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Purabaya, Verie Sugiharto, menegaskan bahwa pengawasan terhadap sopir dan kendaraan akan diperketat, terutama menjelang Ramadan dan Idul Fitri, demi memastikan keamanan dan keselamatan penumpang selama masa angkutan Lebaran. (*)






