Terjunkan 1.307 Mahasiswa, Untag Surabaya Gelar Program Pemberdayaan Masyarakat di 29 Desa

oleh -148 Dilihat
Rektor Untag Surabaya, Dr. Harjo Seputro, dalam upacara pemberangkatan yang digelar di Lapangan Timur
Rektor Untag Surabaya, Dr. Harjo Seputro, dalam upacara pemberangkatan yang digelar di Lapangan Timur

KabarBaik.co, Surabaya – Perguruan tinggi tidak lagi hanya berperan sebagai pusat pendidikan dan penelitian, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam pembangunan masyarakat.

Komitmen tersebut kembali ditunjukkan oleh Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya melalui pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat di 29 desa yang tersebar di wilayah Kecamatan Bungah dan Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik.

Untuk mendukung pelaksanaan program tersebut, Untag Surabaya menerjunkan lebih dari 30 dosen dan 1.307 mahasiswa yang akan melaksanakan berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat selama 12 hari, mulai 6 hingga 17 Juli 2026.

Secara resmi, rombongan peserta dilepas oleh Rektor Untag Surabaya, Dr. Harjo Seputro, dalam upacara pemberangkatan yang digelar di Lapangan Timur Kampus Untag Surabaya, Senin (6/7).

Dalam sambutannya, Harjo menegaskan bahwa pelaksanaan pemberdayaan masyarakat merupakan bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi dalam pembangunan masyarakat melalui transfer pengetahuan dan budaya.

“Kita sebagai patriot merah putih harus dapat mentransfer pengetahuan dan budaya kita kepada masyarakat untuk sebesar-besarnya membantu masyarakat,” ujarnya.

Menurut Harjo, kehadiran dosen dan mahasiswa di desa bukan sekadar menjalankan program kerja, melainkan menjadi bagian dari upaya perguruan tinggi dalam menghadirkan solusi atas berbagai kebutuhan masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan, teknologi, inovasi, dan penguatan kapasitas sumber daya manusia.

Sementara itu, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Untag Surabaya, Prof. Dr. Slamet Riyadi, menjelaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan telah dipersiapkan secara matang melalui tahapan yang sistematis dan terukur.

Menurutnya, selama berada di desa, tim pelaksana akan berfokus pada implementasi program, pelatihan masyarakat, serta kegiatan monitoring dan evaluasi agar program yang dijalankan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan.

“Kami telah menyiapkan kegiatan ini dengan terencana. Mulai dari pembekalan kepada tim, koordinasi dengan mitra, pembuatan alat, dan pameran serta demonstrasi program. Kami sudah mempersiapkan semuanya di kampus selama tiga hingga empat bulan,” terangnya.

Melalui program ini, Untag Surabaya menargetkan lahirnya sedikitnya 145 teknologi tepat guna, 58 model pengembangan sumber daya manusia, 150 inovasi produk berbahan baku lokal, serta 145 program patriotisme dan kegiatan sosial yang dilaksanakan bersama masyarakat desa.

Berbagai luaran tersebut diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat, baik dalam jangka pendek melalui peningkatan keterampilan dan produktivitas, maupun dalam jangka menengah melalui penguatan ekonomi lokal, peningkatan kapasitas masyarakat, serta tumbuhnya kemandirian desa.

Program pemberdayaan masyarakat di Gresik merupakan kelanjutan dari kegiatan serupa yang sebelumnya telah dilaksanakan Untag Surabaya di Kota Surabaya pada Mei hingga Juni 2026.

Pada kegiatan tersebut, Untag Surabaya menerjunkan 18 dosen dan 329 mahasiswa ke 12 lokasi di wilayah Bubutan, Sukolilo, Semampir, dan Gubeng.

Pelaksanaan program dilakukan melalui kerja sama antara LPPM Untag Surabaya dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Timur dan Badan Riset dan Inovasi Daerah Kota Surabaya dengan fokus pada pendampingan pengelolaan Kampung Pancasila sebagai bentuk dukungan konkret terhadap program pembangunan Pemerintah Kota Surabaya.

Dari pelaksanaan kegiatan tersebut, Untag Surabaya berhasil menghasilkan 48 teknologi tepat guna serta 36 model pelatihan pengembangan sumber daya manusia dan produk olahan berbasis potensi lokal.

Keberhasilan program di Surabaya menjadi modal penting bagi pelaksanaan kegiatan di Gresik sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi sebagai agen perubahan yang menghadirkan solusi nyata bagi pembangunan masyarakat dan daerah.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.