Usai Kebakaran, Pemkab Malang Siapkan Renovasi Pasar Sayur Turen Senilai Rp 6 M

oleh -86 Dilihat
WhatsApp Image 2026 07 15 at 10.43.08 AM

KabarBaik.co, Malang – Pemkab Malang memastikan akan melakukan penataan menyeluruh Pasar Sayur Turen setelah kebakaran yang terjadi pada Senin (13/7). Renovasi pasar tersebut telah disiapkan dengan anggaran sekitar Rp 6 miliar dan dijadwalkan mulai direalisasikan pada 2027, sedangkan tahun ini difokuskan pada perbaikan area yang terdampak kebakaran.

Kepastian itu disampaikan Bupati Malang, HM Sanusi saat kembali meninjau lokasi kebakaran bersama Sekretaris Daerah, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta anggota DPRD Kabupaten Malang. Dalam peninjauan tersebut, Sanusi melihat langsung kondisi bangunan pasar, area belakang pasar, hingga plengsengan yang dinilai perlu mendapat pembenahan.

Menurut Sanusi, penataan tidak hanya menyasar bangunan pasar, tetapi juga lingkungan di sekitarnya. Bekas timbunan sampah akan dibersihkan menggunakan alat berat, kemudian diurug dengan tanah agar lebih aman. Selain itu, plengsengan akan ditinggikan dan kawasan sekitar dibersihkan agar lingkungan pasar menjadi lebih tertata.

“Bekas timbunan sampah ini dibersihkan dulu menggunakan alat berat. Setelah itu diurug tanah biasa supaya tidak ada lagi timbunan sampah. Plengsengan yang di bawah juga dinaikkan sehingga masyarakat lebih aman, termasuk membersihkan bambu agar lingkungannya menjadi bersih,” ujar Sanusi, Rabu (15/7).

Ia menambahkan hanggar pasar juga akan diperluas untuk menampung pedagang. Sementara Tempat Pembuangan Sementara (TPS) yang saat ini berada di belakang pasar akan dipindahkan ke lokasi yang lebih dekat dengan jalan raya sehingga memudahkan proses pengangkutan sampah dan mencegah penumpukan.

“Anggaran yang disiapkan sekitar Rp 6 miliar untuk penataan lapak sehingga nanti kondisi pasar menjadi lebih baik,” ujarnya.

Sanusi mengungkapkan setelah kejadian kebakaran, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Malang telah mulai melakukan pendataan serta penataan kembali. Ia mengakui kondisi Pasar Sayur Turen secara keseluruhan memang sudah memerlukan renovasi.

Terkait penyebab kebakaran, Sanusi meminta masyarakat tidak berspekulasi dan menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan kepada kepolisian.

“Itu nanti polisi yang memberikan keterangan. Dari informasi warga, apinya datang sendiri. Karena itu jangan menduga-duga, biarkan penyidik bekerja,” tegasnya.

Menurut Sanusi, kebakaran hanya menghanguskan satu kios sembako milik Misbakhul. Pemkab Malang akan memperbaiki kios tersebut sekaligus memberikan bantuan kepada pemiliknya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Malang, Astri Lutfiatunnisa mengatakan kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar Rp 10 juta. Saat peristiwa terjadi, kios yang terbakar dalam keadaan tutup karena aktivitas perdagangan di Pasar Sayur Turen umumnya berlangsung mulai pukul 03.00 hingga 11.00 WIB.

Astri menegaskan pihaknya belum dapat memastikan penyebab kebakaran dan tetap menunggu hasil penyelidikan aparat kepolisian.

“Terkait penyebab pastinya kami serahkan kepada pihak yang berwenang,” tegas dia.

Ia juga membenarkan bahwa rencana renovasi Pasar Turen telah disusun beserta kebutuhan anggarannya. Total dana sekitar Rp 6 miliar akan digunakan untuk penataan kawasan pasar, termasuk area bagian belakang.

“Untuk pelaksanaan proyek, pembangunan pasar akan dikerjakan oleh Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya. Sementara pembangunan plengsengan menjadi tanggung jawab Dinas PU Bina Marga, sedangkan pemindahan TPS akan dilaksanakan oleh Dinas Lingkungan Hidup,” urainya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Putut Priyono
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.