80 Kepala Desa Hasil Pilkades Serentak Resmi Dilantik, Bupati Sidoarjo: Jabatan Adalah Amanah, Bukan Hadiah Politik

oleh -300 Dilihat
Bupati Sidoarjo Subandi bersama Wakil Bupati Mimik Idayana saat menyematkan simbol jabatan kepada kades terpilih. (Fito: Achmad Adi Nurcahya)
Bupati Sidoarjo Subandi bersama Wakil Bupati Mimik Idayana saat menyematkan simbol jabatan kepada kades terpilih. (Fito: Achmad Adi Nurcahya)

KabarBaik.co, Sidoarjo – Sebanyak 80 kepala desa hasil Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Sidoarjo resmi memulai masa tugasnya setelah dilantik di Pendopo Delta Wibawa, Senin (29/6). Momentum tersebut dimanfaatkan Bupati Sidoarjo Subandi untuk mengingatkan para kepala desa agar segera meninggalkan euforia politik dan mengutamakan pelayanan kepada masyarakat.

Dalam sambutannya, Subandi menilai pelaksanaan Pilkades tahun ini berlangsung aman dan kondusif. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, terutama jajaran TNI dan Polri, yang mengawal setiap tahapan pemilihan hingga proses pelantikan berjalan lancar.

Meski demikian, Bupati menyadari masih ada pihak yang belum menerima hasil Pilkades. Menurutnya, setiap warga memiliki hak untuk mencari keadilan melalui mekanisme hukum tanpa mengganggu jalannya roda pemerintahan.

“Demokrasi itu wajar. Kalau ada salah satu pihak yang kurang puas dan ingin menempuh jalur hukum terkait urusan perdata, silakan. Negara kita adalah negara hukum. Namun, pelaksanaan pelantikan tetap harus berjalan,” ujar Subandi.

Ia juga mengingatkan bahwa seorang calon kepala desa harus memiliki sikap legawa dalam berkompetisi. Menang maupun kalah merupakan bagian dari proses demokrasi yang harus diterima dengan dewasa.

Kepada para kepala desa yang baru dilantik, Subandi meminta agar tidak lagi memandang masyarakat berdasarkan pilihan politik saat Pilkades. Menurutnya, setelah mengucapkan sumpah jabatan, seluruh warga adalah tanggung jawab kepala desa tanpa membedakan pendukung maupun lawan.

“Mulai detik ini, runtuhkan sekat-sekat perbedaan. Tidak ada lagi nomor urut yang kemarin. Sekarang Panjenengan (Anda) semua sudah dilantik sebagai kepala desa dan ibu kepala desa,” tegasnya.

Selain menyoroti persatuan masyarakat, Bupati juga mengingatkan pentingnya tata kelola pemerintahan desa yang akuntabel. Ia menjelaskan, pengelolaan administrasi dan keuangan desa kini telah berbasis digital sehingga seluruh proses dapat dipantau secara terbuka.

“Hari ini semua kita lakukan pakai digitalisasi. Jadi, segala bentuk laporan akan terlihat dan bisa dipantau secara transparan. Tidak hanya oleh pemerintah daerah, tetapi juga oleh seluruh wartawan dan masyarakat,” katanya.

Data Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menunjukkan hanya 17 dari 80 kepala desa yang dilantik merupakan petahana. Selebihnya adalah wajah baru dengan latar belakang yang beragam, termasuk mantan Sekretaris Desa, perangkat desa hingga masyarakat umum yang belum memiliki pengalaman memimpin pemerintahan desa.

Melihat kondisi tersebut, Subandi meminta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) bersama para camat segera memberikan pembekalan kepada para kepala desa baru agar memahami tugas, kewenangan, serta aturan dalam menjalankan pemerintahan desa.

“Kepala desa yang baru biasanya masih energik, tapi kadang belum tahu aturan. Jadi minimal harus dikasih pondasi dulu. Tugas fungsi sebagai kepala desa itu apa, biar teman-teman itu selamat,” pintanya.

Di akhir sambutannya, Subandi menegaskan bahwa jabatan kepala desa merupakan amanah yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab. Ia berharap seluruh kepala desa mampu membuktikan kepercayaan masyarakat melalui kinerja yang bersih, profesional, dan berpihak pada kepentingan warga.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Achmad Adi Nurcahya
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.