KabarBaik.co, Sidoarjo – Raungan mesin dan aroma persaingan memenuhi kawasan Sirkuit Pondok Candra (Pocan), Waru, Sidoarjo, saat ratusan pembalap memacu kendaraannya dalam ajang Drag Bike Bupati Cup Sidoarjo, Minggu (14/6). Sebanyak 215 starter turun berlaga di lintasan lurus sepanjang 201 meter yang disiapkan panitia.
Ajang tersebut menjadi magnet bagi pecinta otomotif roda dua. Ribuan pasang mata memadati area sirkuit untuk menyaksikan para pembalap unjuk kemampuan di berbagai kelas yang diperlombakan.
Anggota Komisi A DPRD Sidoarjo Muchammad Rafi Wibisono, menilai tingginya jumlah peserta menunjukkan bahwa minat masyarakat terhadap olahraga otomotif di Sidoarjo masih sangat besar. Karena itu, menurutnya, perlu tersedia wadah resmi agar bakat para pembalap muda dapat berkembang secara positif.
“Pesertanya mencapai 215 pembalap. Ini menunjukkan antusiasme luar biasa dari masyarakat dan komunitas otomotif. Banyak yang datang tidak hanya sebagai peserta, tetapi juga memberikan dukungan langsung di lokasi,” kata Rafi, Senin (15/6).
Kejuaraan tersebut menghadirkan beragam kategori balapan. Mulai kelas motor standar hingga kelas 300 CC, dengan jenis kendaraan yang dipertandingkan meliputi motor 2 tak, 4 tak, bebek underbone, hingga motor sport. Variasi kelas itu membuat persaingan semakin ketat dan menarik perhatian penonton.
Rafi menjelaskan, kegiatan ini tidak sekadar mencari pembalap tercepat. Lebih dari itu, Drag Bike Bupati Cup menjadi sarana pembinaan sekaligus pencarian bibit atlet balap yang berpotensi mewakili Sidoarjo di level yang lebih tinggi. Kehadiran kompetisi resmi juga diharapkan mampu mengurangi kebiasaan balap liar yang masih kerap ditemukan di sejumlah ruas jalan.
“Kalau memiliki hobi balap, salurkan di tempat yang benar dan aman. Kami ingin anak-anak muda memahami bahwa kompetisi harus dilakukan di sirkuit, bukan di jalan raya yang berisiko membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” tegasnya.
Sebagai bentuk perlindungan, seluruh peserta diwajibkan terdaftar dalam program BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. Rafi berharap kegiatan serupa dapat digelar secara rutin sehingga dunia otomotif Sidoarjo semakin berkembang, sekaligus melahirkan pembalap-pembalap muda berprestasi dari Kota Delta.(*0






