KabarBaik.co, Tuban – Seorang ibu muda di Desa Ngrayung, Plumpang, Tuban, menjadi korban perampokan yang berlangsung dramatis pada Sabtu (27/6). Korban berinisial S, 24, mengalami kekerasan setelah diikat, dipukul, dan diancam menggunakan sebilah pisau oleh pelaku.
Kapolsek Plumpang Iptu Danny Rhakasiwi mengatakan peristiwa tersebut terjadi saat korban berada seorang diri di rumah. Sementara itu, suami korban telah lebih dahulu berangkat bekerja.
Sekitar pukul 08.00 WIB, seorang pria tak dikenal masuk ke rumah melalui pintu belakang. Setelah berhasil masuk, pelaku langsung melakukan aksinya.
“Korban saat itu berada di rumah sendirian,” ujar Danny.
Pelaku kemudian mengikat kedua tangan korban menggunakan tali. Tidak hanya itu, korban juga dipukul hingga mengalami memar di bagian wajah.
Untuk melancarkan aksinya, pelaku mengancam korban menggunakan sebilah pisau agar tidak melakukan perlawanan. Karena ketakutan, korban hanya bisa menuruti seluruh permintaan pelaku.
“Korban diikat dan diancam menggunakan pisau,” imbuhnya.
Setelah melumpuhkan korban, pelaku menggasak satu unit telepon genggam serta uang tunai sebesar R p4,6 juta, dan kemudian melarikan diri.
“Pelaku mengambil HP dan uang tunai Rp 4,6 juta,” jelas Danny.
Polisi menduga aksi perampokan tersebut dilakukan oleh seorang pelaku. Namun, korban belum dapat memberikan ciri-ciri wajah pelaku secara rinci karena masih mengalami trauma.
Kasus tersebut telah dilaporkan ke pihak kepolisian. Saat ini, penyidik masih meminta keterangan dari korban dan mengumpulkan sejumlah bukti untuk mengungkap kejadian tersebut. (*)






