KabarBaik.co, Sidoarjo – Misteri kematian Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Bangkalan, Ruly Yunis Setiawati, yang ditemukan tewas dalam mobil di Juanda, hingga kini masih belum menemui titik terang.
Belum terungkapnya pelaku membuat berbagai spekulasi bermunculan di media sosial, termasuk narasi yang menyebut suami korban sebagai pelaku pembunuhan.
Informasi yang beredar di sejumlah akun media sosial, terutama di platform X, menyebut kematian korban dipicu persoalan rumah tangga. Dalam narasi tersebut bahkan disebutkan terjadi cekcok antara korban dan suaminya sebelum dugaan pembunuhan terjadi.
Kuasa hukum keluarga korban, Risang Bima Wijaya, memastikan kabar tersebut tidak benar. Menurutnya, informasi yang mengaitkan suami korban sebagai pelaku sama sekali tidak memiliki dasar dan hanya memperkeruh suasana di tengah proses penyelidikan yang masih berlangsung.
“Tidak benar, pelaku yang dikait-kaitkan sang suami menjadi pelaku itu tidak benar,” ujar Risang kepada KabarBaik.co, Kamis (2/7).
Risang meminta masyarakat tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi. Ia menegaskan hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari kepolisian yang menyebut identitas pelaku maupun keterlibatan pihak tertentu dalam kasus tersebut.
“Yang membunuh bukan suaminya, kecuali orang yang terduga pelaku tersebut tertangkap terus mengaku sebagai suaminya ya beda lagi. Tunggu saja sampai pelakunya ditangkap dan punya hubungan apa dengan korban,” pungkasnya.
Diketahui, kasus ini bermula dari penemuan jasad korban di kawasan parkir Terminal 1 Bandara Juanda pada Rabu (24/6) lalu. Lebih dari sepekan berlalu, polisi masih terus melakukan penyelidikan dan belum mengumumkan adanya penangkapan pelaku.
Pihak keluarga pun berharap aparat kepolisian segera mengungkap pelaku di balik kematian Sekdin PRKP Bangkalan tersebut agar tidak muncul lagi berbagai spekulasi maupun informasi yang menyesatkan di tengah masyarakat.(*)






