Wabup Mimik Idayana Soroti Tingginya Kasus HIV/AIDS di Sidoarjo, Porong dan Krian Jadi Perhatian Khusus

oleh -226 Dilihat
Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana. (Foto: Ist)
Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana. (Foto: Ist)

KabarBaik.co, Sidoarjo – Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo Mimik Idayana menyoroti masih tingginya kasus Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS) di Kabupaten Sidoarjo. Persoalan tersebut dinilai menjadi tantangan serius yang membutuhkan perhatian seluruh pihak.

Menurut Mimik, penyebaran HIV/AIDS tidak bisa dipandang sebagai persoalan kesehatan semata. Diperlukan keterlibatan pemerintah, tenaga kesehatan, hingga masyarakat untuk bersama-sama menekan laju penularan melalui langkah yang berkelanjutan.

Ia menyebut wilayah Porong dan Krian menjadi daerah yang perlu mendapat perhatian lebih karena masih mencatat angka kasus HIV/AIDS yang tinggi. Kondisi itu, menurutnya, harus menjadi alarm bagi seluruh pemangku kepentingan agar memperkuat upaya pencegahan.

“Ini menjadi PR kita bersama. Mari kita basmi HIV/AIDS di Kabupaten Sidoarjo melalui upaya pencegahan, edukasi, deteksi dini, dan pendampingan kepada masyarakat,” ujarnya, Kamis (2/7).

Mimik menegaskan, pencegahan harus menjadi fokus utama. Edukasi mengenai bahaya HIV/AIDS dan cara penularannya perlu terus digencarkan agar masyarakat memiliki pemahaman yang benar sekaligus menghilangkan stigma terhadap orang dengan HIV/AIDS.

Ia juga meminta seluruh tenaga kesehatan dan pemangku kepentingan tidak berhenti mengajak masyarakat melakukan deteksi dini. Menurutnya, semakin cepat seseorang mengetahui status kesehatannya, semakin besar peluang untuk mendapatkan penanganan yang tepat dan mencegah penularan lebih luas.

“Mari kita bergerak bersama. Jangan pernah lelah memberikan edukasi kepada masyarakat, melakukan deteksi dini, dan mendampingi mereka yang membutuhkan agar penanganan HIV/AIDS di Sidoarjo semakin baik,” tegasnya.

Mimik berharap seluruh elemen masyarakat dapat bergandengan tangan memutus rantai penyebaran HIV/AIDS. Sinergi antara pemerintah daerah, fasilitas kesehatan, lembaga pendidikan, tokoh masyarakat, hingga komunitas dinilai menjadi kunci agar angka kasus, khususnya di wilayah Porong dan Krian, dapat terus ditekan.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Achmad Adi Nurcahya
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.