Capaian UHC Jember Tertinggi, Tokoh Masyarakat Jadi Garda Depan Sosialisasi JKN

oleh -250 Dilihat
bpjs 2
Suasana pelayanan di BPJS Kesehatan Jember. (Ist)

KabarBaik.co – Kabupaten Jember menorehkan prestasi dengan tingkat kepesertaan Universal Health Coverage (UHC) mencapai 98,37 persen atau 2.573.123 jiwa hingga Juli 2025.

Capaian ini menempatkan Jember sebagai salah satu daerah berstatus UHC Prioritas di Indonesia. Hal itu juga jadi salah satu bukti Pemerintah daerah bersama BPJS Kesehatan terus memperkuat strategi sosialisasi.

Dalam acara sosialisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bertema Desa Pesiar Kabupaten Jember 2025, ratusan tokoh agama dan masyarakat dikumpulkan untuk memperluas penyebaran informasi.

Sebanyak 248 tokoh agama dan tokoh masyarakat dari 92 desa hadir dalam kegiatan yang digelar BPJS Kesehatan Cabang Jember. Mereka diproyeksikan menjadi ujung tombak komunikasi program kesehatan.

“Agenda hari ini kita mengundang Toga Toma, kader Posyandu, serta Ibu-ibu Srikandi di Kabupaten Jember untuk menjadi perpanjangan tangan dari pemerintah daerah dan BPJS Kesehatan,” ujar Kepala Cabang BPJS Kesehatan Jember, Yessi Novita pada Rabu (27/8).

Yessi menambahkan, peran tokoh masyarakat sangat krusial karena memiliki kedekatan langsung dengan warganya. Menurut Yessi, penyampaian pesan kesehatan akan lebih mudah diterima oleh masyarakat desa.

“Dengan Toga Toma ini, diharapkan komunikasi akan lebih efektif. Lebih didengar dan lebih langsung menjangkau keluarga serta komunitas di desa,” katanya.

Selain tokoh masyarakat, lanjut Yessi, sosialisasi juga melibatkan kader Posyandu dan kelompok Ibu-ibu Srikandi.

“Mereka diharapkan aktif memberikan pemahaman terkait UHC Prioritas kepada masyarakat,” ucapnya.

Sementara itu, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Jember Adi Wijaya menambahkan bahwa ini adalah komitmen besar dari pemerintah dalam menjamin kesehatan seluruh warga.

“Untuk tahun 2025, Pemkab Jember mengalokasikan anggaran Rp366,8 miliar guna membiayai 878.829 peserta Bantuan Premi Urusan Pemerintah Daerah (BPU Pemda),” ungkap Adi.

“Kebijakan Gus Bupati Muhammad Fawait sejak menjabat memastikan warga Jember yang sakit semuanya memiliki akses layanan fasilitas kesehatan,” imbuhnya.

Dengan pencapaian 98,37 persen kepesertaan UHC, Kabupaten Jember optimis bisa menyentuh target 100 persen. Pemerintah berharap tidak ada lagi warga sakit yang terabaikan dalam pelayanan kesehatan. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dwi Kuntarto Aji
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.