KabarBaik.co, Lamongan – Tim Satreskrim Polres Lamongan berhasil menembus babak final Lomba Tindakan Pertama di Tempat Kejadian Perkara (TPTKP) dan Olah TKP tingkat jajaran kepolisian se-Jawa Timur dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026.
Keberhasilan tersebut diraih setelah tim yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Lamongan AKP Rizky Akbar Kurniadi menunjukkan performa impresif pada babak semifinal yang digelar di Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Timur.
Kompetisi ini menjadi ajang adu kemampuan personel kepolisian dalam menangani tempat kejadian perkara dengan mengedepankan prinsip Velox, Exactus et Accuratus atau kecepatan, ketepatan, dan keakuratan.
Kegiatan yang dipantau langsung Kapolda Jawa Timur bersama Dirreskrimum Polda Jatim tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan teknis personel dalam melaksanakan tindakan pertama di lokasi kejadian serta melakukan olah TKP berbasis Scientific Crime Investigation.
Pada babak final, Polres Lamongan akan menghadapi Polres Jember untuk memperebutkan gelar juara. Pertemuan kedua tim diprediksi berlangsung sengit mengingat keduanya berhasil menyisihkan peserta lain dari berbagai polres, polresta, dan polrestabes di Jawa Timur.
Lolosnya Polres Lamongan ke partai puncak menjadi bukti kesiapan personel dalam menjalankan tugas penanganan TKP secara profesional dan berbasis metode ilmiah. “Kemampuan tersebut penting untuk mendukung proses penyelidikan dan penyidikan melalui pengumpulan alat bukti yang kuat dan akurat,” kata Kasi Humas Polres Lamongan Ipda Hamzaid.
Selain menjadi ajang kompetisi, lomba ini juga diharapkan mampu mengasah kemampuan personel dalam mengidentifikasi, menganalisis, dan menangani TKP sesuai standar profesional kepolisian modern.
Momentum Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh anggota Polri untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Prestasi yang diraih Polres Lamongan diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus mengembangkan kompetensi dan menjaga semangat pengabdian demi terwujudnya penegakan hukum yang profesional, modern, dan presisi.(*)






