Progres Pembangunan Rumah Pompa Kedungpeluk Sidoarjo 70 Persen, Pertengah Februari Bisa Difungsikan

oleh -130 Dilihat
ab5ce4c8 e50d 42d1 b665 5ea0ecfa4721
Bupati Sidoarjo Subandi (pojok kiri topi hitam) saat sidak rumah pompa Kedungpeluk (Achmad Adi Nurcahya)

KabarBaik.co – Proyek pembangunan dam dan rumah pompa Kedungpeluk yang sempat mengalami keterlambatan dan memicu banjir berkepanjangan di Desa Kedungbanteng kini mulai menunjukkan progres signifikan. Hingga akhir Januari, progres fisik pembangunan telah mencapai 70 persen dan ditargetkan dapat berfungsi pada pertengahan Februari mendatang.

Bupati Sidoarjo Subandi menjelaskan pembangunan Dam Kedungpeluk merupakan bagian dari upaya pengendalian banjir di wilayah Tanggulangin dan Candi. Air yang selama ini menggenangi kawasan tersebut nantinya akan dialirkan menuju Sungai Mbah Gepuk.

“Alhamdulillah, tujuan kita membangun Dam Kedungpeluk ini untuk mengurai banjir yang ada di Tanggulangin dan Candi. Harapannya nanti air bisa dibuang ke Sungai Mbah Gepuk,” ujar Subandi usai melakukan inspeksi mendadak (sidak).

Sidak dilakukan Bupati Sidoarjo pada Selasa (27/1) untuk memastikan percepatan pengerjaan proyek. Rumah pompa Kedungpeluk disiapkan sebagai solusi jangka panjang pengendalian banjir dengan sistem pembuangan air terintegrasi ke Sungai Mbah Gepuk.

Dalam kesempatan tersebut, Subandi mengakui sempat meluapkan kemarahan akibat lambannya progres pekerjaan di tahap awal. Menurutnya, keterlambatan itu berdampak langsung terhadap genangan banjir yang tak kunjung surut di Kedungbanteng.

“Kenapa kemarin kita sebagai pimpinan daerah sampai marah-marah? Karena kerjanya lambat,” tegasnya.

Saat ini, pekerjaan konstruksi bagian bawah telah rampung. Fokus pengerjaan beralih ke struktur bagian atas yang relatif lebih aman dari pengaruh cuaca, sehingga memungkinkan percepatan pekerjaan.

“Pengerjaan yang paling sulit sudah selesai,” tambah Subandi.

Untuk mengejar target operasional, pelaksana proyek diminta menerapkan sistem kerja tiga shift. Langkah ini diharapkan mampu mempercepat penyelesaian pembangunan rumah pompa.

Selain itu, pembersihan endapan dan material sisa proyek ditargetkan rampung pada 14 Februari. Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Sumber Daya Air (DPUBMSDA) juga diinstruksikan melakukan normalisasi sungai hingga ke muara guna memperlancar aliran air.

Dengan normalisasi tersebut, pemerintah daerah berharap genangan di Kedungbanteng serta banjir di wilayah Candi dan Tanggulangin dapat berkurang secara signifikan. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Achmad Adi Nurcahya
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.