KabarBaik.co, Surabaya – Aksi demonstrasi yang digelar mahasiswa di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu (17/6), mendapatkan perhatian khusus dari kepolisian. Selain mengamankan jalannya unjuk rasa, pihak berwenang juga menyiapkan personel guna mengantisipasi kepadatan lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama pusat kota.
Kawasan Jalan Darmo, Basuki Rahmat, hingga Jalan Gubernur Suryo menjadi titik fokus pengamanan. Gabungan personel dari Brimob Polda Jatim, Polrestabes Surabaya, hingga TNI terlihat disiagakan sejak apel persiapan di halaman Gedung Grahadi.
Dari pantauan di lokasi, kondisi arus lalu lintas yang mengarah ke tengah kota terlihat cukup lengang meski persiapan pengamanan sudah dilakukan secara maksimal.
Kasat Lantas Polrestabes Surabaya AKBP Bayu Galih Raditya membenarkan bahwa pihaknya telah menyiapkan personel di titik-titik strategis untuk menjaga kelancaran arus kendaraan.
“Kita persiapkan (personel untuk pengamanan arus lalin), seputaran Darmo, Basra (Basuki Rahmat), dan Grahadi,” ujar Galih.
Secara rinci, sebanyak 75 personel Satlantas Polrestabes Surabaya diterjunkan khusus untuk mengatur lalu lintas selama aksi berlangsung. Penempatan personel diprioritaskan di jalur tengah kota yang diperkirakan menjadi titik konsentrasi pergerakan massa maupun pengguna jalan.
“Lantas saja 75 personel, titiknya di jalur tengah (Darmo, Basuki Rahmat, dan Gubernur Suryo),” jelasnya.
Sementara itu, terkait kemungkinan adanya pengalihan arus lalu lintas (rekayasa lalu lintas), Galih menyebut keputusannya bersifat situasional. Kebijakan tersebut akan disesuaikan dengan perkembangan kondisi di lapangan saat aksi berlangsung.
“(Pengalihan dan rekayasa arus lalin) situasional, lihat situasi,” tutupnya singkat. (*)






