Sekolah Rakyat Bojonegoro Segera Dibangun, Kementerian PU Survei Lahan 7 Ha di Kedewan

oleh -119 Dilihat
WhatsApp Image 2026 07 21 at 4.12.55 PM
Tim survey meninjau lokasi di Beji kecamatan Kedewan Bojonegoro (Ist)

KabarBaik.co, Bojonegoro – Harapan warga Kecamatan Kedewan untuk memiliki Sekolah Rakyat (SR) semakin terbuka. Pemkab Bojonegoro bersama tim dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Jawa Timur telah melakukan survei terhadap lahan seluas sekitar tujuh hektare di Desa Beji yang diusulkan sebagai lokasi pembangunan Sekolah Rakyat jenjang SMA.

Survei tersebut melibatkan sejumlah instansi, di antaranya perwakilan Kementerian PU Jawa Timur, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Dinas Sosial, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Satpol PP, Camat Kedewan, pemerintah desa, serta unsur Forkopimcam Kedewan.

Camat Kedewan, Mudlofir, mengatakan peninjauan lapangan telah dilakukan pada 5 Mei 2026 untuk memastikan kelayakan lahan yang diusulkan sebagai lokasi pembangunan Sekolah Rakyat.

“Tim melakukan peninjauan langsung terhadap lokasi di Desa Beji. Hasil survei ini nantinya akan menjadi bahan kajian dan pertimbangan pemerintah dalam proses selanjutnya,” ujarnya, Rabu (22/7).

Menurut Mudlofir, keberadaan Sekolah Rakyat di Kecamatan Kedewan diharapkan mampu memperluas akses pendidikan menengah bagi masyarakat, terutama bagi keluarga yang membutuhkan.

Ia berharap usulan tersebut dapat segera direalisasikan sehingga pelajar di wilayah Kedewan dan sekitarnya tidak perlu menempuh jarak jauh untuk memperoleh pendidikan di jenjang SMA melalui program Sekolah Rakyat.

Rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Bojonegoro sendiri masih terus berproses. Saat ini, Pemkab Bojonegoro masih menyelesaikan tahapan pengadaan lahan sebagai syarat pembangunan gedung permanen.

Akibat belum tersedianya fasilitas tersebut, sebanyak 60 siswa Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) Bojonegoro tahun ajaran 2026/2027 untuk sementara menjalani kegiatan belajar mengajar di Sekolah Rakyat Kabupaten Tuban.

Kepala Dinas Sosial Bojonegoro Agus Susetyo Hardiyanto menjelaskan penempatan sementara itu dilakukan karena SRMA Tuban telah memiliki gedung permanen yang siap digunakan.

“Mereka ditampung di SRMA Tuban karena di sana sudah tersedia gedung permanen,” kata Agus.

Ia menambahkan pembangunan gedung Sekolah Rakyat di Bojonegoro belum dapat dimulai karena proses pengadaan lahan masih berlangsung. Para siswa sementara waktu tetap mengikuti pembelajaran di Tuban hingga pembangunan sekolah di Bojonegoro dapat direalisasikan.

Apabila usulan lahan di Desa Beji disetujui pemerintah pusat, Kecamatan Kedewan berpeluang menjadi lokasi berdirinya Sekolah Rakyat pertama di wilayah tersebut. Kehadiran sekolah itu diharapkan dapat meningkatkan pemerataan layanan pendidikan sekaligus memudahkan akses belajar bagi siswa dari kawasan barat Bojonegoro. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Shohibul Umam
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.