KabarBaik.co, Batu – Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya unggahan yang menuding Dinas Pendidikan Kota Batu lalai mengunggah berkas administrasi peserta Olimpiade Sains Nasional (OSN) jenjang SD. Dugaan tersebut dikaitkan dengan tidak adanya siswa asal Kota Batu yang dinyatakan lolos ke tingkat Provinsi.
Narasi itu diunggah akun media sosial indah_sulistiyowati23. Dalam unggahannya disebutkan bahwa Dinas Pendidikan diduga lupa mengunggah berkas administrasi peserta OSN. Bahkan, unggahan tersebut juga menyinggung adanya dugaan penolakan pelaksanaan gladi bersih hingga sekolah disebut dilarang menggelar gladi bersih secara mandiri.
“Tadi saya sempat membaca di Thread tentang hasil OSN anaknya dari sebuah SD di Kota Batu, dia heran kenapa tidak ada satupun nama dari Kota Batu yang lolos ke Provinsi. Ternyata ini jawabannya. Jahat banget sih mengubur mimpi anak-anak yang sudah belajar keras, belum lagi ortu yang keluar biaya bimbel. Eh justru Dinas Pendidikannya yang lupa upload berkasnya. Ada yang bilang Dinas menolak gladi bersih, bahkan sekolah dilarang mengadakan gladi bersih sendiri. Akibatnya begini,” demikian isi unggahan yang beredar.
Menanggapi tudingan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu Alfi Nurhidayat membantah tegas informasi yang beredar di media sosial. Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Sabtu (27/6) malam, Alfi memastikan bahwa narasi yang menyebut Dinas Pendidikan lalai mengunggah berkas administrasi peserta OSN tidak benar.
“Gak bener,” tegas Alfi.
Pernyataan tersebut sekaligus membantah kabar yang menyebut tidak adanya peserta OSN dari Kota Batu yang lolos ke tingkat provinsi akibat kelalaian administrasi dari Dinas Pendidikan.
Hingga berita ini diturunkan, belum terdapat bukti ataupun dokumen resmi yang menguatkan tuduhan sebagaimana beredar di media sosial. Sebaliknya, Dinas Pendidikan Kota Batu menegaskan informasi tersebut merupakan kabar yang tidak sesuai fakta. (*)






