BPJS Kesehatan Sidoarjo Ajak Pelajar Terapkan Hidup Sehat dan Rutin Skrining Melalui Mobile JKN

oleh -238 Dilihat
Cindy Grace Novia Puasa, siswi kelas X Jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) SMKN 2 Buduran Sidoarjo, mengajak generasi muda menerapkan pola hidup sehat sejak dini serta menjadi peserta aktif Program JKN. (Foto: Ist/ BPJS Kesehatan Sidoarjo)
Cindy Grace Novia Puasa, siswi kelas X Jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) SMKN 2 Buduran Sidoarjo, mengajak generasi muda menerapkan pola hidup sehat sejak dini serta menjadi peserta aktif Program JKN. (Foto: Ist/ BPJS Kesehatan Sidoarjo)

KabarBaik.co, Sidoarjo – BPJS Kesehatan Cabang Sidoarjo terus memperkuat upaya promotif dan preventif dengan mengajak kalangan pelajar membiasakan pola hidup sehat serta melakukan deteksi dini penyakit. Edukasi tersebut disampaikan dalam kegiatan pemeriksaan kesehatan yang digelar di Aula SMKN 2 Buduran Sidoarjo, Selasa (30/6).

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sidoarjo Munaqib, mengatakan menjaga kesehatan tidak hanya dilakukan saat sakit, tetapi harus dimulai sejak dini melalui penerapan pola hidup sehat. Menurutnya, pemeriksaan kesehatan menjadi salah satu langkah untuk mengetahui kondisi tubuh sekaligus mengantisipasi risiko penyakit.

“Pola hidup sehat menjadi faktor yang sangat penting dalam menjaga kesehatan kita. Dari kegiatan pengecekan kesehatan ini juga, kita bisa mengetahui apa saja yang harus dilakukan dan apa saja yang harus dihindari,” tuturnya.

Selain mengedukasi pentingnya menjaga kesehatan, BPJS Kesehatan juga mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, memanfaatkan fitur skrining riwayat kesehatan melalui aplikasi Mobile JKN. Skrining tersebut dapat dilakukan satu kali setiap tahun secara mandiri, kapan pun dan di mana pun.

Munaqib menjelaskan, skrining riwayat kesehatan merupakan bagian dari komitmen BPJS Kesehatan dalam memperkuat upaya pencegahan penyakit kronis. Dengan mengetahui faktor risiko sejak awal, peserta dapat mengambil langkah pencegahan sebelum kondisi kesehatannya memburuk.

“Ayo kita laksanakan skrining riwayat kesehatan agar kita mengetahui apa saja yang harus dihindari dan apa saja yang harus dilakukan. Pelaksanaannya tidak lama dan hanya sekali dalam setahun. Dengan melakukan skrining riwayat kesehatan ini, teman-teman sudah mendukung Program JKN dalam menjalankan promotif dan preventif penyakit kronis,” tutupnya.

Pada kesempatan yang sama, salah satu peserta JKN dari segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) Badan Usaha, Cindy Grace Novia Puasa, 17, mengaku semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan sejak usia muda. Siswi kelas X Jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) SMKN 2 Buduran itu menilai kepesertaan JKN menjadi bentuk perlindungan ketika seseorang membutuhkan pelayanan kesehatan.

“Menerapkan pola hidup sehat adalah sedia payung sebelum hujan dan program JKN adalah jaminannya ketika kita harus mendapatkan pelayanan kesehatan. Sehingga, walaupun kita terus dalam keadaan sehat, kita harus sudah terdaftar sebagai peserta JKN,” ucapnya.

Cindy juga mengajak rekan-rekan seusianya untuk rutin berolahraga, memperbanyak minum air putih, serta menjaga waktu istirahat. Ia berharap semakin banyak generasi muda yang sadar akan pentingnya hidup sehat sekaligus menjadi peserta aktif Program JKN.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Achmad Adi Nurcahya
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.