KabarBaik.co, Tuban – Publik di Tuban dihebohkan dengan kabar pemeriksaan sejumlah pejabat utama Kejari Tuban oleh Kejati Jatim. Isu tersebut semakin menguat setelah beredar sebuah video yang memperlihatkan aktivitas yang diduga sebagai penggeledahan di rumah dinas Kajari Tuban pada Senin (29/6) malam.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sejumlah pejabat Kejari Tuban yang dikabarkan tengah menjalani pemeriksaan intensif di antaranya Kajari Tuban, Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum), serta Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menangani perkara tambang ilegal. Hingga kini belum ada keterangan resmi mengenai materi pemeriksaan maupun dugaan perkara yang sedang ditangani.
Dugaan penggeledahan itu terekam dalam video berdurasi singkat yang beredar luas di media sosial. Dalam rekaman tersebut, rumah dinas Kajari Tuban di kawasan Simpang Lima, Jalan Wahidin Sudirohusodo, terlihat ramai didatangi sejumlah orang setelah sebelumnya dikabarkan tertutup rapat selama beberapa hari.
Berdasarkan informasi yang beredar, sekitar pukul 21.15 WIB suasana di depan rumah dinas tampak cukup sibuk. Sejumlah pria berpakaian kasual dan beberapa petugas berseragam kejaksaan terlihat keluar masuk area rumah dinas. Pintu gerbang utama terbuka lebar, sementara sebuah mobil berwarna hitam tampak terparkir di depan lokasi.
Beberapa petugas terlihat berjaga di sekitar gerbang sambil mengawasi situasi, sedangkan petugas lainnya tampak hilir mudik dari dalam rumah. Aktivitas tersebut memicu dugaan adanya penggeledahan oleh tim Kejati Jatim dan sempat menarik perhatian warga serta pengguna jalan yang melintas.
Namun informasi mengenai dugaan penggeledahan tersebut dibantah oleh Kepala Seksi Intelijen Kejari Tuban, Stephen Dian Palma. Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pada Rabu (1/7), Palma menegaskan tidak ada kegiatan Kejati Jatim di Tuban.
“Tidak ada kegiatan Kejati di Tuban. Tidak ada apa-apa. Itu pegawai Kejari Tuban,” kata Palma.
Namun, ketika kembali dikonfirmasi mengenai keberadaan Kajari Tuban di tengah beredarnya isu pemeriksaan tersebut, Palma belum memberikan tanggapan meski pesan yang dikirim telah terbaca. (*)






