127 Desa/Kelurahan di Sidoarjo Belum Bangun Koperasi Merah Putih, Ini Penyebabnya

oleh -473 Dilihat
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sidoarjo, Mohamad Edi Kurniadi. (Foto: Achmad Adi Nurcahya)
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sidoarjo, Mohamad Edi Kurniadi. (Foto: Achmad Adi Nurcahya)

KabarBaik.co, Sidoarjo – Realisasi pembangunan Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Sidoarjo belum sepenuhnya berjalan sesuai target. Dari total 346 gerai yang direncanakan berdiri di 318 desa dan 28 kelurahan, masih ada 127 desa dan kelurahan yang belum dapat memulai pembangunan karena terbentur persoalan ketersediaan maupun status lahan.

Hambatan yang dihadapi tidak hanya karena sebagian wilayah tidak memiliki Tanah Kas Desa (TKD). Sejumlah lokasi juga berada di kawasan berstatus lahan hijau maupun Lahan Sawah Dilindungi (LSD), sehingga belum dapat dimanfaatkan untuk pembangunan gedung KDKMP. Beberapa titik lainnya masih menunggu proses perubahan status lahan.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sidoarjo Mohamad Edi Kurniadi, menjelaskan progres pembangunan KDKMP terus mengalami peningkatan. Hingga saat ini, sebanyak 93 bangunan telah selesai dikerjakan, sedangkan 126 bangunan lainnya masih dalam tahap konstruksi.

“Yang sudah selesai 100 persen itu ada 93 bangunan. Yang masih proses sebanyak 126. Jadi total yang akan terbangun saat ini sebanyak 219 KDKMP,” kata Edi Kurniadi, Selasa (23/6).

Menurut Edi, masih adanya 127 desa dan kelurahan yang belum membangun gerai bukan berarti seluruhnya tidak mempunyai lahan. Sebagian besar masih menghadapi persoalan legalitas dan peruntukan lahan sehingga pembangunan belum bisa dilaksanakan.

“Belum tentu semuanya tidak punya lahan. Ada yang memang tidak memiliki lahan, terutama beberapa kelurahan. Ada juga yang lahannya masih berstatus hijau, masuk LSD, atau masih dalam proses perubahan status,” ujarnya.

Ia menambahkan, bangunan KDKMP nantinya akan dibangun menggunakan konsep dari Agrinas (Agro Industri Nasional). Pemerintah juga memastikan kehadiran KDKMP bukan untuk menggeser usaha toko kelontong maupun UMKM, melainkan menjadi pusat distribusi yang memasok kebutuhan para pedagang di desa sehingga rantai pasok menjadi lebih efisien dan ekonomi lokal semakin berkembang.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Achmad Adi Nurcahya
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.