Era Digital Jadi Tantangan Baru, Bupati Sidoarjo Minta Orang Tua Perkuat Pendampingan Anak

oleh -280 Dilihat
Bupati Sidoarjo Subandi saat menghadiri Gelar Mahakarya SMP Wachid Hasyim 9 Sedati (Foto: Ist/dok Kominfo Sidoarjo)
Bupati Sidoarjo Subandi saat menghadiri Gelar Mahakarya SMP Wachid Hasyim 9 Sedati. (Foto: Ist/dok Kominfo Sidoarjo)

KabarBaik.co, Sidoarjo – Perkembangan teknologi yang semakin pesat membawa tantangan baru bagi dunia pendidikan dan pola pengasuhan anak. Menyikapi kondisi tersebut, Bupati Sidoarjo Subandi mengingatkan pentingnya peran keluarga dalam mengawasi sekaligus mendampingi tumbuh kembang anak agar tidak tergerus dampak negatif era digital.

Pesan itu disampaikan saat menghadiri Gelar Mahakarya SMP Wachid Hasyim 9 Sedati, Sabtu (13/6) malam. Di hadapan siswa, guru, dan wali murid, Subandi menekankan bahwa pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, melainkan juga membutuhkan keterlibatan aktif orang tua di lingkungan keluarga.

Menurutnya, kemajuan teknologi telah mengubah pola kehidupan generasi muda. Akses informasi yang semakin mudah melalui gawai dan internet harus diimbangi dengan pengawasan yang tepat agar anak-anak tetap tumbuh dengan karakter yang kuat dan memiliki arah yang jelas dalam meraih masa depan.

“Peran sekolah memang sangat penting dalam memberikan pendidikan. Namun keluarga tetap menjadi tempat pertama yang membentuk kepribadian anak. Karena itu, orang tua harus hadir dan terlibat dalam setiap proses tumbuh kembang mereka,” ujarnya

Bupati yang juga merupakan alumni SMP Wachid Hasyim 9 Sedati itu mengatakan tantangan yang dihadapi pelajar saat ini jauh berbeda dibandingkan generasi sebelumnya. Jika dahulu anak-anak lebih banyak berinteraksi secara langsung, kini mereka hidup berdampingan dengan teknologi digital yang hampir tidak bisa dipisahkan dari kehidupan sehari-hari.

“Anak-anak sekarang berbeda dengan zaman dahulu. Tantangan terbesar saat ini adalah digitalisasi. Karena itu, orang tua harus peduli dan terus mengawasi perkembangan anak-anaknya,” imbuhnya.

Subandi juga mengajak sekolah dan wali murid untuk membangun sinergi yang kuat dalam mencetak generasi yang berprestasi, berakhlak, serta siap menjadi pemimpin di masa mendatang. Menurutnya, keberhasilan pendidikan akan lebih mudah tercapai apabila komunikasi antara sekolah dan keluarga berjalan dengan baik.

“Sekolah bersama orang tua harus berkolaborasi menciptakan generasi yang luar biasa dan calon-calon pemimpin masa depan,” tuturnya.

Kepada para pelajar, Subandi berpesan agar terus menjaga semangat belajar dan tidak membatasi cita-cita. Ia meminta para siswa memanfaatkan masa sekolah untuk mengembangkan kemampuan, kreativitas, serta mempersiapkan diri menghadapi persaingan di masa depan.

“Jangan pernah takut bermimpi. Belajarlah dengan sungguh-sungguh, terus berusaha, jangan menyerah, dan selalu meminta doa serta dukungan dari orang tua,” pesannya.

Melalui Gelar Mahakarya tersebut, Subandi berharap sekolah dapat terus menjadi wadah bagi siswa untuk menyalurkan bakat, meningkatkan kepercayaan diri, dan mengembangkan kreativitas. Ia optimistis kerja sama yang baik antara sekolah, keluarga, dan masyarakat akan melahirkan generasi muda yang tangguh serta mampu menjawab tantangan zaman.

“Saya optimistis kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat akan melahirkan generasi muda yang siap menghadapi tantangan masa depan sekaligus menjadi kebanggaan bangsa, negara, dan orang tua,” pungkasnya.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Achmad Adi Nurcahya
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.