KabarBaik.co, Sidoarjo – Padepokan Kendali Sodo di Kelurahan Sidokare, Kabupaten Sidoarjo, yang telah berdiri sejak 2011 atau sekitar 15 tahun silam, kini berubah sepi. Kondisi itu terjadi setelah pemimpinnya, Kasturi alias Ki Sodolanang atau Habib Kibuyut Sodolanang, 70, dilaporkan oleh seorang klien remaja berusia 17 tahun dalam kasus dugaan pelecehan seksual hingga ditetapkan sebagai tersangka.
Rumah kontrakan yang ditempati Kasturi dan berdempetan dengan bangunan padepokan kini tidak lagi dipenuhi pengunjung seperti biasanya. Berdasarkan pantauan KabarBaik.co, Kamis (18/6), rumah tersebut tampak tertutup rapat dengan pagar terkunci. Meski lampu di dalam rumah masih menyala, tidak terlihat adanya aktivitas maupun tamu yang datang.
Ketua RT 40 RW 11 Kelurahan Sidokare, Samsul Junaidi, 63, mengatakan padepokan tersebut sudah berdiri sejak sekitar tahun 2011. Selama ini, Kasturi dikenal membuka praktik pengobatan alternatif yang cukup ramai didatangi warga, terutama setiap malam Jumat.
Baca Juga: Diduga Perkosa Anak 17 tahun, Kontrakan Pimpinan Padepokan di Sidoarjo Tampak Sepi
“Kurang lebih sudah 15 tahun mengontrak di sini. Biasanya malam Jumat ramai orang berobat. Tapi sekitar seminggu terakhir sudah tidak ada aktivitas sama sekali,” ujar Samsul kepada KabarBaik.co, Kamis (18/6).
Samsul menjelaskan, selama padepokan beroperasi, warga hanya mengetahui aktivitas pengobatan alternatif. Menurutnya, tidak pernah ada laporan maupun pengajuan izin kepada pihak lingkungan atau kelurahan terkait operasional padepokan tersebut.
Kasus yang menjerat Kasturi, lanjut Samsul, juga baru diketahui warga setelah ramai diberitakan media. Berdasarkan informasi yang diterimanya, dugaan tindak pidana tersebut tidak terjadi di rumah kontrakan maupun di Padepokan Kendali Sodo, melainkan di kawasan Citra Garden. Informasi itu masih menjadi bagian dari proses penyidikan kepolisian.
Baca Juga: Anak Usia 17 Tahun Diduga Jadi Korban Pemerkosaan Pimpinan Padepokan di Sidoarjo
“Kalau soal kasusnya, kami baru tahu setelah ramai diberitakan media. Kejadiannya juga bukan di lingkungan sini,” katanya.
Samsul juga meluruskan video yang sempat beredar di media sosial dan memperlihatkan puluhan orang berkumpul di depan rumah Kasturi. Menurutnya, mereka bukan warga Sidokare, melainkan diduga berasal dari luar daerah yang datang setelah kasus tersebut viral.
Sementara itu, berdasarkan informasi yang diterima pihak lingkungan, Kasturi saat ini dikabarkan sedang sakit dan diduga menjalani perawatan di rumah sakit. Warga berharap proses hukum berjalan sesuai ketentuan yang berlaku sehingga persoalan tersebut segera tuntas dan kondisi lingkungan kembali kondusif.(*)






