KabarBaik.co, Bojonegoro – Proyek pembangunan Pasar Kota Bojonegoro dengan nilai anggaran Rp 79,9 miliar akhirnya memasuki tahap pelaksanaan. Setelah melalui proses tender ulang, PT Tiara Multi Teknik asal Surabaya resmi ditetapkan sebagai pemenang dan dijadwalkan menandatangani kontrak pada Senin (30/6).
Berdasarkan hasil tender, PT Tiara Multi Teknik memenangkan proyek dengan nilai penawaran sebesar Rp 78 miliar. Dalam proses lelang tersebut, perusahaan bersaing dengan PT Reka Esti Utama asal Semarang yang mengajukan penawaran lebih rendah, yakni Rp 76,4 miliar.
Meski menawarkan harga lebih rendah, PT Reka Esti Utama tidak ditetapkan sebagai pemenang lantaran tidak memenuhi persyaratan administrasi. Hingga batas akhir pemasukan dokumen penawaran, perusahaan tersebut tidak menyerahkan dokumen jaminan penawaran asli, baik dalam bentuk hardcopy maupun softcopy.
Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya (DPKPCK) Bojonegoro, Anang Prasetyo Adi, membenarkan bahwa proses penandatanganan kontrak akan segera dilakukan.
“Penandatanganan kontrak dijadwalkan besok, 30 Juni,” ujar Anang, Sabtu (27/6).
Sementara itu, DPKPCK Bojonegoro juga tengah melaksanakan tender ulang untuk jasa Manajemen Konstruksi (MK) proyek pembangunan Pasar Kota Bojonegoro. Paket pekerjaan tersebut memiliki nilai pagu sebesar Rp 1,8 miliar, lebih rendah dibandingkan tender sebelumnya yang mencapai Rp 2 miliar.
Saat ini proses pengadaan konsultan MK masih berada pada tahap awal, yakni pengumuman prakualifikasi melalui Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) Inaproc Bojonegoro.
Kepala DPKPCK Bojonegoro, Satito Hadi, memastikan pekerjaan fisik pembangunan pasar akan mulai dilaksanakan pada pekan kedua Juli 2026.
“Pelaksanaan fisik dimulai minggu kedua Juli,” kata Satito.
Seiring dimulainya pembangunan, para pedagang Pasar Kota Bojonegoro akan direlokasi sementara ke Pasar Wisata Bojonegoro. Langkah tersebut dilakukan agar aktivitas perdagangan tetap berjalan selama proses pembangunan berlangsung.
Sebagai informasi, berdasarkan data pada laman LPSE Inaproc Bojonegoro, PT Tiara Multi Teknik sebelumnya juga menjadi kontraktor pelaksana pembangunan Gedung Kantor DPRD Bojonegoro di Jalan Veteran dengan nilai kontrak Rp 79,8 miliar pada Tahun Anggaran 2022. (*)






