Sabet Peringkat 1 di Polda Jatim, Satreskrim Polres Nganjuk Gulung Jaringan Curanmor hingga Penadah

oleh -287 Dilihat
Puluhan unit sepeda motor barang bukti tindak kejahatan diamankan Polres Nganjuk (Agus Karyono)
Puluhan unit sepeda motor barang bukti tindak kejahatan diamankan Polres Nganjuk (Agus Karyono)

KabarBaik.co, Nganjuk – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Nganjuk menorehkan prestasi gemilang dalam jajaran Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim).

Berdasarkan Analisis dan Evaluasi (Anev) terbaru, Polres Nganjuk sukses menduduki peringkat pertama dalam penyelesaian perkara tindak pidana di wilayah hukum Jawa Timur.

“Polres Nganjuk ini mengalami peningkatan penyelesaian perkara, Pak. Jadi, kemarin di bulan Mei, dianev di Polda Jatim, bahwa Polres Nganjuk ini menjadi rangking satu atau peringkat pertama dalam penyelesaian perkara,” ujar Kasat Reskrim Polres Nganjuk, AKP Sukaca saat dikonfirmasi mengenai kinerja jajarannya, Kamis (2/7).

Keberhasilan ini salah satunya dibuktikan melalui ketegasan korps cokelat tua tersebut dalam membongkar jaringan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) lintas wilayah.

Petugas tidak hanya meringkus para eksekutor lapangan, melainkan juga berhasil menyeret para penadah barang curian ke balik jeruji besi.

Di wilayah hukum Polsek Bagor misalnya, polisi sukses mengembangkan kasus hingga ke 13 Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang meliputi Sukomoro, Gondang, hingga Rejoso.

“Kami sudah melakukan penahanan semuanya, baik pelaku lapangan maupun dua penadahnya. Untuk yang satu, berawal dari Polsek Warujayeng, sampai sekarang masih dalam pengembangan oleh anggota opsnal kami. Sekarang masih berada di luar kota untuk mengembangkan kasus yang 11 TKP,” jelas AKP Sukaca menambahkan terkait detail penangkapan.

Berdasarkan pengakuan mengejutkan dari para tersangka, aksi nekat mereka menggasak motor warga didominasi oleh motif klasik, yakni himpitan kebutuhan ekonomi demi menyambung hidup.

Menanggapi fenomena tingginya angka kriminalitas di Nganjuk yang berstatus sebagai second city (kota sekunder), AKP Sukaca menegaskan bahwa dunia kejahatan dan kepolisian akan selalu bertolak belakang namun penegakan hukum tidak akan pernah kendor.

“Terkait masalah kasus, masalah peristiwa, masalah tindak pidana itu sampai kapan pun tiada akhir. Karena yang namanya dunia kejahatan sama kepolisian ini adalah kontraproduktif. Jadi, ada kejahatan, ada penegakan hukum,” tegasnya menepis anggapan bahwa tingginya kasus akibat kurangnya personel Polri di lapangan.

Pihak kepolisian berkomitmen penuh untuk memproses setiap Laporan Polisi (LP) yang masuk secara prosedural dan profesional.

AKP Sukaca juga menyelipkan pesan mendalam agar masyarakat bisa menjadi “polisi” bagi diri mereka sendiri guna mempersempit ruang gerak para pelaku kejahatan.

“Saya berharap secara pribadi menjadi orang yang perfect dalam arti kata mengamankan atau menjaga keamanan diri sendiri. Insyaallah nanti kejahatan ini akan menurun secara otomatis,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Agus Karyono
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.